di spbu
antara uap bensin
—bau durian
Saya isi bensin (Pertalite). Penuhi tangki. Agak lama menunggu. Di antara uap bensin tercium bau durian. Saya celingak-celinguk di mana sumber bau. Tak ada penjual durian di dekat SPBU itu. Pas saya bayar saya baru tahu: ada wadah plastik berisi durian di dekat alat pemindai kartu ATM.
“Oh, dari sini baunya!” kata saya.
“Mau, Pak?” kata si petugas sambil tertawa.